BerandaOpiniUjian dan Harapan: Kisa M.S. Fajar di Tengah Perjalanan Berliku Sang Ayah

Ujian dan Harapan: Kisa M.S. Fajar di Tengah Perjalanan Berliku Sang Ayah

Jagamelanesia.com — Muhammad Sang Fajar, sang putra dari Indonesia Timur, menyimpan talenta luar biasa yang kini mulai bersinar, terjalin erat dengan perjalanan berliku ayahnya, pria yang akrab disapa Abang Q.

Sejak kecil, Fajar terpaksa berpisah dari sang ayah. Kala itu, Abang Q yang dikenal sebagai aktivis getol membela kepentingan masyarakat, harus menghadapi masalah hukum. Pada tahun 2020, perjuangannya melawan kebijakan yang merugikan rakyat berujung di meja pengadilan. Ia divonis bersalah dalam kasus pembakaran fasilitas negara di Kantor Desa Bilifitu, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, dan harus mendekam di balik jeruji besi.

Setahun kemudian, tepatnya tahun 2021, Abang Q bebas. Namun kenyataan pahit menyambut kepulangannya: sang istri—ibu kandung Fajar—mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama dengan alasan dugaan kekerasan dalam rumah tangga. Gugatan itu dikabulkan, dan Fajar pun kemudian diasuh oleh neneknya, Hj. Rujia Sau, di Desa Talaga, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat. Sejak saat itu, ayah dan anak terpisah jarak yang jauh.

Belum usai ujian, konsentrasi Abang Q yang seharusnya tertuju pada masa depan putranya kembali terganggu. Kebijakan pemerintah yang makin memojokkan rakyat memicu kritik dan desakan dari dirinya. Sayangnya, ia kembali harus berhadapan dengan hukum dan ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Kota Ternate atas tuduhan merusak sejumlah fasilitas milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Setelah bebas tahun 2022, Abang Q bertekad menata hidup kembali. Ia diterima bekerja di salah satu perguruan tinggi ternama di Ternate, menabung dan berusaha keras membiayai pendidikan Fajar. Kini Fajar bersekolah di SMP Negeri 17 Kobe, dan diasuh oleh paman—adik Abang Q—yang juga menjadi tenaga pengajar di sekolah tersebut.

Langkah Abang Q pun makin tegap: pada Pemilihan Legislatif 2024, ia maju sebagai calon melalui Partai Amanat Nasional (PAN). Perjuangannya membuahkan hasil: ia berhasil merebut kursi DPRD Kabupaten Halmahera Tengah dari daerah pemilihan Patani–Gebe, mencetak rekor baru bagi PAN sepanjang sejarah di Bumi Fagogoru.

Perjalanan ayah dan anak kini berlanjut di arena prestasi. Abang Q yang kini menjabat sebagai wakil rakyat, juga aktif meniti karir di bidang olahraga sebagai petinju dan pelari jarak jauh. Sementara Muhammad Sang Fajar menggeluti bela diri karate dengan tekun.

Keduanya bersiap tampil di pentas berbeda namun sama-sama membanggakan. Fajar dijadwalkan bertanding di ajang kejuaraan karate di Sofifi, Maluku Utara, pada 27 Agustus 2026 mendatang. Tak lama sebelumnya, tepat tanggal 15 Agustus 2026, Abang Q akan menaiki ring tinju di ajang kejuaraan nasional yang digelar di Gedung Senayan, Jakarta Pusat.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan kemenangan bagi Muhammad Sang Fajar maupun ayahnya. Semoga keduanya sukses membawa nama harum Maluku Utara, serta kelak dapat mewakili Indonesia di ajang internasional yang rencananya berlangsung di Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru