BerandaKesehatanDari Depresi hingga Bunuh Diri: DPD RI Soroti Krisis Jiwa Anak Muda...

Dari Depresi hingga Bunuh Diri: DPD RI Soroti Krisis Jiwa Anak Muda Indonesia

JAKARTA, JAGAMELANESIA.COM – Dalam penanganan kasus kesehatan mental di Indonesia, Komite III DPD RI menekankan urgensi penanganan isu tersebut strategis nasional, terutama di tengah lonjakan kasus pada generasi muda yang kian mengkhawatirkan.

Rapat Kerja dengan Wakil Menteri Kesehatan di Gedung DPD RI, Senin (13/4/2026), menjadi wadah penting untuk membahas fondasi ketahanan sumber daya manusia Indonesia. Ketua Komite III, Filep Wamafma, menyatakan bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian tak terpisahkan dari kesehatan secara keseluruhan, sekaligus pondasi utama pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Tren gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan bunuh diri semakin memprihatinkan, khususnya di kalangan anak dan remaja yang menghadapi tekanan era digital saat ini. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkap data mencengangkan: satu dari tujuh ibu hamil mengalami depresi, dengan 992 kasus dari 250 ribu menunjukkan keinginan menyakiti diri.

Lebih lanjut, riset dari 2015 hingga 2023 mencatat peningkatan 1,6 kali lipat siswa yang berpikir mengakhiri hidup, dan 2,7 kali lipat yang mencoba melakukannya, mencerminkan dampak media sosial serta tuntutan akademik yang berat bagi generasi muda.

Anggota DPD RI Denty Eka Widi Pratiwi dari Jawa Tengah menyoroti keterbatasan akses layanan akibat rendahnya literasi masyarakat dan stigma yang masih kuat. Di daerah seperti Jawa Tengah, kasus sering ditutupi karena dianggap tabu, sehingga menghambat penanganan dini.

Sementara itu, Maria Stevi Harman dari NTT mendorong penguatan regulasi, termasuk Putusan MK Nomor 130 yang mengakui gangguan mental sebagai disabilitas, untuk perlindungan sosial yang lebih inklusif bagi kelompok rentan.

Rapat ini menjadi alarm bagi pemerintah dan masyarakat untuk bertindak konkret melalui pendekatan promotif, preventif, dan kuratif. Dengan mengintegrasikan dukungan kesehatan mental dalam kebijakan nasional, generasi muda Indonesia dapat terlindungi dari risiko, sehingga mampu berkontribusi optimal dalam pembangunan bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru