WONDAMA, JAGAMELANESIA.COM – Elisabeth Wabdaron yang membidangi UMKM KAPP pada rapat internal keanggotaan KAPP bidang UMKM saat ditemui awak media, Jumat (31/7/2026) menyampaikan beberapa tajuk rencana program kerja UMKM KAPP.
Diantaranya, ia merencanakan pemanfaatan bangunan terbengkalai di Kampung Waskam menjadi Sentra Stokis Sayuran dan Buah Segar. Hal ini diwujudkan melalui kemitraan strategis dengan Koperasi Merah Putih Desa (KDMP) untuk meningkatkan kesejahteraan anggota kapp dan membuka lapangan kerja baru di Kabupaten Teluk Wondama
“Di Kampung Waskam terdapat sebuah bangunan tua yang sudah lama terbengkalai dan tidak terurus, sehingga tidak memberikan manfaat apapun bagi masyarakat. Padahal, bangunan tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan demi kepentingan bersama,” katanya.
“UMKM KAPP melihat peluang ini, dan selanjutnya akan berkoordinasi dengan pemerintahdaerah setempat. Jika dizinkan dapat direlokasikan untuk mengubah fungsi bangunan tersebut menjadi Sentra Stokis Sayuran dan Buah Segar. Langkah ini diambil guna menjawab kebutuhan masyarakat akan pasokan pangan segar yang berkualitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi anggota KAPP dan masyarakat luas,” sambungnya.
Selain itu menurutnya, dalam kemitraan strategis dengan KDPM, UMKM KAPP bertindak sebagai penyedia sayuran dan buah segar, dan koperasi berperan sebagai penyalur/distributor kepada anggotanya dan masyarakat. Kemitraan ini akan diatur dalam Nota Kesepahaman atau Kerja Sama yang disusun secara adil, saling menguntungkan dan mengikat kedua belah pihak.
“Agar program ini berjalan lancar dan berkelanjutan, dukungan Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama sangat diharapkan, terutama dalam hal regulasi dan pembinaan. Hal ini penting agar UMKM KAPP dapat berkemitraan dengan baik, tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, menyejahterakan anggotanya, serta sekaligus membantu Pemerintah Daerah dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Teluk Wondama,” urai Elisabeth.
“Saling Menguntungkan, artinya harga dan keuntungan disepakati bersama secara wajar. Jelas dan Terbuka yakni hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing pihak tertulis dengan jelas. Lalua berkelanjutan, kerjasama dibangun dengan kepercayaan dan komitmen jangka Panjang,” katanya lagi.
Dia menjelaskan, KAPP akan menyediakan sayuran dan buah segar hasil budidaya maupun dari masyarakat. Menjamin kualitas, kesegaran, dan kebersihan barang dan mngirim barang sesuai jadwal yang disepakati.
“Koperasi Merah Putih sebagai Penyalur adalah sebagai penerima dan menyalurkan barang kepada anggota dan masyarakat. Menjaga harga tetap wajar dan terjangkau. Memberikan laporan dan pembayaran tepat waktu sesuai kesepakatan,” jelasnya.
“Harapan kami bidang UMKM KAPP terhadap Pemerintah Daerah, adanya dukungan regulasi, agar kemitraan dan operasional usaha berjalan sah, aman, dan terlindungi aturan yang berlaku. Adanya pembinaan dan pendampingan, agar usaha dapat tumbuh tertib, rapi, dan berkembang pesat. Lalu kemudahan perizinan dalam pemanfaatan lahan/bangunan dan operasional usaha,” katanya.
Selain itu, salah satu anggotanya, Marani juga menambahkan tujuan program ini antara lain: pertama, memanfaatkan bangunan terbengkalai di Kampung Waskam menjadi tempat yang bermanfaat sebagai sentra stokis sayuran dan buah segar.
Kedua, menjamin ketersediaan sayuran dan buah segar yang berkualitas, sehat dan terjangkau bagi masyarakat Teluk Wondama. Ketiga, membangun kemitraan yang kuat dan harmonis antara UMKM KAPP dengan Koperasi Merah Putih. Keempat, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota KAPP.
“Kelima, membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat Teluk Wondama. Keenam, menjadi contoh usaha produktif yang berkelanjutan dengan dukungan regulasi Pemerintah Daerah,” tambahnya.








