WONDAMA, JAGAMELANESIA.COM – Lurah Wasior, Christine N. Karubuy menyampaikan sejumlah konsep untuk kemajuan kota Wasior menuju Kota Adipura, baik dari sisi tata kota termasuk estetika interior yang akan diprogramkan guna kemajuan kota Wasior.
Adapun konsep utamanya mengusung tema “Klasik Asri dan Rapi” yang memadukan nuansa klasik Eropa dengan kearifan lokal, agar lingkungan kota terlihat bersih, teratur, indah, dan nyaman sesuai standar penilaian Adipura.
“Kita juga perlu memberikan Rincian Penataan Lingkungan seperti Pagar & Batas Lingkungan seperti, pertama menggunakan pagar kayu berwarna putih model papan biasa, dipasang rapi sepanjang jalan utama dan pemukiman, memberikan kesan bersih dan seragam. Kita juga perlu menambahkan pot bunga hias,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
“Kedua, menggunakan pot berwarna putih seragam, ditanami bunga hias yang berwarna-warni dan mudah tumbuh di iklim Wasior. Nantinya diletakkan berbaris rapi di pinggir trotoar, di samping pagar, dan di titik-titik strategis jalan.
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya berencana menambahkan Fasilitas Istirahat dengan menyediakan kursi taman berbahan kayu dan besi dengan desain sederhana dan kokoh, dipasang berpasangan dengan jarak teratur sehingga warga dapat beristirahat dengan nyaman.
“Di satu sisi kami juga akan menyediakan tempat sampah model seragam dengan desain menarik, dipisahkan antara sampah organik dan anorganik dan diletakkan berdampingan dengan kursi taman dan pot bunga, agar terlihat rapi dan memudahkan pembuangan sampah,” katanya.
Ia juga menambahkan selain itu, pihaknya merencanakan akan menambahkan Lampu Jalan Bergaya Klasik Eropa yakni dengan memasang tiang lampu setinggi ±4 meter. Tiang ini akan dipasang berjarak teratur sepanjang jalan, memberikan pencahayaan yang cukup di malam hari sekaligus menjadi elemen keindahan kota.
“Kami mengharapkan dukungan pemerintah kota Wasior menjadikan program ini sebagai pilot project dengan penataan jalan dan lingkungan kota Wasior dimana kita menghadirkan trotoar yang bersih dan diperbaiki menggunakan pola pengerasan yang rapi,” ungkapnya.
“Kami juga mempertahankan pohon peneduh dan tanaman hijau yang sudah ada, dipangkas dan dirawat agar terlihat sehat dan indah. Kemudian, rumah-rumah warga tetap terjaga keasliannya, diselaraskan dengan penataan lingkungan luar agar terlihat serasi,” sambungnya lagi.
Menurutnya, semua konsep ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan kota Wasior yang bersih, sehat, tertata, dan indah sesuai kriteria Adipura, Meningkatkan kenyamanan warga dan citra kabupaten Wasior. Juga membentuk kebiasaan hidup bersih dan menjaga keindahan lingkungan secara berkelanjutan. (MW)








