FAKFAK – Anggota DPD RI asal Papua Barat, Dr. Filep Wamafma, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada Minggu, 14 Juni 2026, di Kampus STKIP Nuuwar Fakfak. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa tersebut mengangkat tema “Internalisasi Nilai-Nilai 4 Pilar MPR RI sebagai Landasan Penguatan Karakter Kebangsaan Mahasiswa di Kabupaten Fakfak.”
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 14.00 Wit tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme. Para mahasiswa mengikuti pemaparan materi mengenai Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai persatuan di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Dr. Filep Wamafma menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan penjaga nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, tantangan globalisasi, perkembangan teknologi informasi, dan dinamika sosial menuntut generasi muda untuk memiliki fondasi karakter yang kuat berdasarkan nilai-nilai kebangsaan Indonesia.
“Empat Pilar MPR RI bukan sekadar konsep yang dipahami secara teoritis, tetapi harus diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa harus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai Pancasila, menjaga persatuan bangsa, dan menghormati keberagaman yang menjadi kekuatan Indonesia, khususnya di Papua Barat,” ujar Dr. Filep Wamafma.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Fakfak memiliki kekayaan budaya dan sejarah toleransi yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Oleh karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI perlu terus dirawat dan diwariskan kepada generasi muda agar tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan di masa depan.
Lebih lanjut, Senator Papua Barat tersebut menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga keutuhan NKRI melalui partisipasi aktif di lingkungan kampus maupun masyarakat. Menurutnya, penguatan karakter kebangsaan tidak hanya diwujudkan melalui pemahaman akademik, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mencerminkan semangat gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab sosial.
“Saya berharap mahasiswa STKIP Nuuwar Fakfak mampu menjadi generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kuat dalam karakter kebangsaan. Masa depan Indonesia, termasuk Papua Barat, sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya hari ini,” kata Filep di hadapan peserta sosialisasi.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para mahasiswa menyampaikan berbagai pandangan mengenai tantangan kebangsaan, peran generasi muda dalam menjaga persatuan, serta implementasi nilai-nilai Empat Pilar MPR RI di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.








