BerandaDaerahDukung Layanan Kesehatan Optimal, Senator Filep Serahkan Bantuan Makanan Bergizi ke Dinkes...

Dukung Layanan Kesehatan Optimal, Senator Filep Serahkan Bantuan Makanan Bergizi ke Dinkes Papua Barat di Wondama

PAPUA BARAT, JAGAMELANESIA.COM – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menerima bantuan makanan bergizi tambahan dari Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma untuk mendukung pelayanan kesehatan terpadu di wilayah kepulauan Kabupaten Teluk Wondama.

Sebanyak 500 karton bantuan makanan bergizi tersebut diterima Penanggung Jawab Program Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Hendrik Marisan, S.KM., M.KM., dan selanjutnya akan didistribusikan dalam kegiatan pelayanan kesehatan terpadu yang dijadwalkan berlangsung pada 1–6 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi pelayanan kesehatan antara Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama guna menjangkau masyarakat di daerah terpencil, terluar, dan wilayah yang selama ini masih minim akses layanan kesehatan.

Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, S.H., M.Hum saat menyerahkan bantuan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan serta pemenuhan gizi ibu dan anak di Papua Barat.

Menurutnya, Komite III DPD RI bersama Kementerian Kesehatan selama ini terus hadir mendukung pelayanan kesehatan di berbagai daerah melalui kerja sama dengan dinas kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota.

Ia mengatakan dukungan dari Kementerian Kesehatan diwujudkan melalui bantuan kesehatan dan distribusi makanan bergizi bagi ibu dan bayi sebagai bagian dari upaya mendukung program Papua Sehat yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

“Kami mendapat dukungan dari Kemenkes untuk bantuan kesehatan dan makanan bagi ibu dan bayi. Kolaborasi ini penting dengan Dinkes Papua Barat dan program Papua Sehat yang sedang digencarkan perlu diapresiasi dan didukung,” ujarnya.

Menurut Filep, pendekatan pelayanan kesehatan seperti ini perlu terus ditingkatkan, terutama dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat sejak masa kehamilan hingga anak bertumbuh dewasa.

Ia mengungkapkan, ke depan Kementerian Kesehatan berencana mengurangi bantuan makanan siap saji dan mengarahkan pemenuhan gizi berbasis pangan lokal. Karena itu, menurutnya, program Papua Barat Sehat harus dijalankan melalui proses yang berkelanjutan, tidak hanya menjadi slogan semata.

“Bayi sejak dalam kandungan harus mendapatkan asupan gizi yang baik sampai lahir dan bertumbuh. Ini penting untuk memastikan generasi ke depan tumbuh sehat dan cerdas,” katanya.

Ia menilai perhatian terhadap gizi ibu dan anak merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia, sebab perkembangan kecerdasan dimulai sejak awal kehidupan.

Untuk itu, pemerintah provinsi dan kabupaten diharapkan memaksimalkan peran kader posyandu dan pekerja sosial dalam memastikan pelayanan kesehatan dasar benar-benar menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung.

“Gizi bagi ibu dan anak adalah kebutuhan dasar untuk memastikan pelayanan kesehatan sampai kepada masyarakat,” ujarnya.

Filep juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Papua Barat yang telah bermitra dalam mendistribusikan bantuan makanan bergizi ke sejumlah wilayah pelayanan kesehatan.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat agar kehadiran pemerintah pusat melalui berbagai program kesehatan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Papua Barat.

Terkait distribusi bantuan, Filep menyebut jumlah bantuan makanan bergizi yang diterima mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 paket. Sebagian telah dimanfaatkan dalam pelayanan kesehatan di sejumlah distrik di Manokwari, sementara sekitar 500 paket lainnya didistribusikan ke Kabupaten Teluk Wondama.

Sementara itu, Hendrik Marisan saat menerima secara simbolis mengapresiasi ketua komite III DPD RI, Dr.Filep Wamafma yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dalam pelayanan kemanusiaan.

Hendrik mengatakan pihaknya akan menggelar pelayanan kesehatan dan akan dipusatkan di empat puskesmas wilayah kepulauan yang telah dipetakan bersama Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama.

Empat puskesmas tersebut yakni Puskesmas Roon, Puskesmas Sobei, Puskesmas Soekpu, Puskesmas Nikiwar, dan Puskesmas Naikere.

“Kegiatan ini merupakan sharing dan integrasi program antara Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Teluk Wondama untuk menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini mungkin kurang mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama daerah sulit dan terluar,” ujar Hendrik.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan bantuan makanan bergizi bagi balita dari Ketua Komite III DPD RI yang nantinya akan didistribusikan langsung saat tim pelayanan berangkat ke lokasi.

Menurut Hendrik, sasaran penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 200 balita yang tersebar di empat distrik kepulauan tersebut.

“Nanti bantuan akan langsung kami bawa saat keberangkatan bersama tim pelayanan kesehatan ke lokasi,” katanya.

Selain distribusi makanan bergizi, pelayanan yang dilakukan juga meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, pengobatan umum, imunisasi, serta berbagai layanan kesehatan dasar lainnya bagi masyarakat kampung di wilayah kepulauan Teluk Wondama.

Hendrik menyebut, pemetaan kampung sasaran pelayanan telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Wondama sehingga diharapkan seluruh kegiatan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan dapat berjalan optimal. (Rls)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru