BerandaPendidikanResmi Lepaskan 263 Siswa PKL, Ini Pesan Kepsek SMK Negeri 2 Kota...

Resmi Lepaskan 263 Siswa PKL, Ini Pesan Kepsek SMK Negeri 2 Kota Ternate

Ternate – Sebanyak 263 siswa SMK Negeri 2 Ternate akan memulai Praktik Kerja Lapangan (PKL) mulai 23 Juli 2026, yang akan ditempatkan di berbagai unit dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Upacara pelepasan peserta dilaksanakan di Aula SMK Negeri 2 Ternate, Rabu (22/7/2026), ditandai dengan penyematan tanda peserta PKL angkatan tahun 2026 oleh Kepala Sekolah, Mustafa Muhammad.

Dalam arahannya, Mustafa Muhammad menegaskan bahwa PKL bukan sekadar syarat formal kelulusan, melainkan simulasi nyata kehidupan profesional. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mempraktikkan langsung kompetensi yang dipelajari di kelas sesuai bidang keahlian masing-masing.

“Melalui PKL, siswa dapat mengasah keterampilan teknis, memperluas wawasan industri, dan meningkatkan daya saing diri sendiri,” ujar Mustafa.

Ia menambahkan pendidikan vokasi tidak cukup hanya berlangsung di ruang kelas. PKL menjadi jembatan penting agar siswa memahami secara langsung standar kerja, budaya industri, serta tuntutan dunia profesional yang sesungguhnya.

Mustafa juga mengingatkan hal yang paling utama: karakter dan etika kerja. “Kecerdasan akademis itu penting, namun sikap adalah segalanya. Selalu sapa, senyum, dan berikan rasa hormat kepada pimpinan, pembimbing lapangan, senior maupun rekan kerja,” pesannya.

Selain membawa nama pribadi, para siswa juga memikul tanggung jawab besar sebagai wakil SMK Negeri 2 Ternate di mata mitra kerja.

Selama empat bulan tidak berada di sekolah, Mustafa berharap orang tua tetap aktif mengawasi dan membimbing anak-anak. Ia juga menekankan kepatuhan terhadap aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta menjaga kesehatan diri dengan pola makan dan istirahat yang teratur.

Ketua Panitia PKL SMK Negeri 2 Ternate, Matsin Ronga, melaporkan bahwa 263 peserta berasal dari 11 jurusan. Mereka akan disebar ke 70 mitra kerja yang mencakup perusahaan swasta, instansi pemerintah, BUMN, dan usaha lokal, yang tersebar di Kota Ternate, Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, dan Kabupaten Pulau Morotai.

Kegiatan ini berlangsung selama empat bulan, terhitung dari Juli hingga Oktober 2026. Secara hukum, pelaksanaan PKL berpedoman pada Kurikulum Operasional Sekolah (KOS), Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2020 tentang Praktik Kerja Lapangan, serta program kerja tahunan bagian Hubungan Industri sekolah.

“Tujuan utama PKL adalah memberikan pengalaman kerja nyata, menyelaraskan kompetensi sekolah dengan kebutuhan industri, serta membentuk karakter profesional siswa sejak dini,” jelas Matsin.

Sebelum dilepas, seluruh peserta telah mendapatkan pembekuan materi dan arahan teknis. Upacara pelepasan ini juga dihadiri oleh para orang tua dan wali murid peserta PKL.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru